Tanda-tanda Buah Hati Kamu Sudah Siap Masuk Les Anak
0 Comments

Sudah tahu kan kalau sekarang anak-anak mulai merasakan perkembangan zaman yang sudah semakin maju. Kebanyakan anak sudah mahir bermain gadget, meski umurnya masih 1 tahun. Tentu menjadi kekhawatiran orang tua dengan perkembangan skill anaknya di masa depan. Nggak heran kalau kebanyakan orang tua memasukan buah hatinya ke les anak di berbagai bidang.

Tapi, kadang ada pertanyaan-pertanyaan yang membuat kamu berpikir lagi memasukan anakmu ke suatu les. Entah apakah umurnya sudah cukup buat ikut les atau sebagainya. Agar kamu nggak salah persepsi, coba saja kamu lihat beberapa tanda anakmu sudah pas buat diikutkan ke sebuah les.

  1. Pastikan buat mengembangkan skill anak

Sebelum kamu mengambil keputusan memasukan anakmu ke sebuah les, sebaiknya kamu harus tahu dulu apa tujuanmu mengikutkan mereka ke les itu. Kalau hanya mengisi waktu luang saja, apalagi kamu nggak punya waktu yang cukup buat mengajak mereka bermain, jangan paksakan mereka buat mengikuti lesnya.

Coba deh kamu pikirkan, kalau kamu memberikan mereka les tanpa pikir panjang, kapan kamu bisa bermain dengan mereka di saat kamu punya waktu kosong? Beda lagi kalau tujuanmu buat mengembangkan skill mereka. Boleh-boleh saja kamu masukan mereka ke les yang pas buat mereka. Contohnya kalau kamu sudah melihat skill mereka dalam bidang gambar, coba saja ajak dia buat ikut les gambar agar skillnya semakin ditingkatkan.

  1. Usia SD cocok mengikuti les

Sebagian orang tua memberikan les anak dari sejak umur 4 tahun agar skillnya semakin bertambah, apalagi saat sudah mulai masuk SD, kemampuan mereka sudah semakin terlihat. Keputusan itu sebenarnya salah. Para ahli malah menyarankan orang tua buat membiarkan anaknya saja dulu sampai kelas 3 SD buat mengikut sebuah les.

Biarkan saja mereka belajar sesuai kemampuannya sendiri sampai kelas 3 SD. Bisa-bisa kalau kamu langsung memasukannya ke sebuah les, membuat mereka semakin tertekan di usia balita dan menjadi nggak nyaman buat beraktivitas apa pun.

  1. Sesuaikan dengan kebutuhan anak

Buat anak-anak yang masih dalam tahap prasekolah, kamu harus pertimbangkan dulu dengan kebutuhannya mereka. Misalnya saja kalau mau meningkatkan kemampuan menggambarnya, sebaiknya kamu ikutkan les gambar saat anakmu sudah masuk sekolah dasar. Pertimbangan itu perlu kamu pikirkan agar tidak memasukannya terlalu cepat yang tidak sesuai dengan kebutuhannya.

Memasukannya di saat yang tepat membuat mereka lebih bersemangat buat mengikuti materinya. Beda lagi loh kalau kamu asal memasukannya saja, bisa-bisa mereka malas mengikutinya, apalagi belum tentu les yang kamu ikutkan sesuai dengan bakat mereka.

Lebih baik kamu pertimbangkan tanda-tanda itu sebelum mengikutkan buah hatimu ke sebuah les anak. Kamu harus tahu dulu kondisi si anak agar mereka semangat berangkat les meski sudah sore hari. Jangan menuntut mereka terlalu banyak karena bisa membuat buah hatimu cepat stress di usia dini.